• Convallis consequat

    Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...

  • Augue nullam mauris

    Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...

  • Donec conubia volutpat

    Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...

  • Primis volutpat tempor

    Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...

UAS MPB 2011-2012

Download soal MPB di sini:

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2011/2012
Metode Penelitian Bisnis
FE-UI – Ekstensi Manajemen


Soal 1 (Bobot 25)
a)    Jelaskan apa tujuan dari analisis “Chi-Square” Uji Independensi
b)    Jelaskanlah (lakukan interpretasi terhadap output SPSS di bawah ini):
-          Susunlah Hiphotesis untuk kasus di bawah ini
-          Lakukanlah Interpretasi atas output SPSS terkait dengan hipotesis yang disusun tersebut

Kasus yang diangkat dalam kasus di bawah ini adalah sebagai berikut:
Manajer personalia bermaksud ingin mengetahui apakah ada pengaruh antara data personalia karyawan dengan nilai-nilai karyawan yang diperoleh dari sebuah Biro Psikologi yang diminta perusahaan untuk melakukan serangkaian test pada karyawan. Berikut hasil output SPSS yang diperoleh

Catatan: Data yang digunakan pada kasus di bawah ini merupakan gabungan dari data:
Karyawan, yang berisi data personalia karyawan, seperti gender karyawan, status dan sebagainya.
Nilai karyawan, yang berisi nilai dari prestasi kerja karyawan, IQ karyawan dan lainnya. OUTPUT SPSS terkait.


Cases
Valid

Missing

Total

N
Percent
N
Percent
N
Percent
Pendidikan Karyawan
Prestasi Karyawan
75



100,0%
0
,0%
75
100,0%

Pendidikan Karyawan * Prestasi Karyawan Crosstabulation
Count

Prestasi Karyawan

Sangat
Baik
Baik
Cukup Baik
Jelek
Sangat Jelek
Total
Pendidikan Karyawan
     SMU
     Akademi
     Sarjana
Total


1
1
4
6


7
22
18
47


2
6
10
18




2
2



1
1
2


10
30
35
75




Value
df
Asymp
Sig
(2-sided)
Pearson Chi-Square
Likelihood Ratio
Liner-by-Linear Association
N of Valid Cases
5,895a
7,102
1,009

75
8
8
1
,659
,529
,315

a.       10 cells (66,7%) have expected count less than 5.
The minimum expected count is ,27.

Soal 2 (bobot 25)
Berikut adalah penelitian tentang desain produk suatu perusahaan:

Preference terhadap desain:
Package Desain
N
Mean
Std. Deviation
Minimum
Maximum
A*
B*
C*
Total
Model :
Fixed Effects
Random Effects
9
6
7
22
17.5556
6.0000
8.2857
11.4545
17.5556
4.00000
4.42396
6.44188

3.89095
11.00
1.00
2.00
1.00
22.00
13.00
14.00
22.00

ANOVA

Prference

Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig
Between Group
Within Groud
Total
583.804
287.651
871.455
2
19
21
291.902
15.140
19.281
.000

Pertanyaan:
1.         Dalam penelitian tersebut, apa yang menjadi variable dependen dan apa yang menjadi independen?
2.         Jelaskan skala pengukuran variable masing-masing
3.         Berapa jumlah sample yang digunakan dalam penelitian
4.         Paket manakah yang mengindikasikan preferensi individu paling tinggi? Paket mana yang paling rendah?
5.         Nyatakanlah hipotesis penelitiannya
6.         Tuliskanlah hipotesis statistiknya
7.         Apakah ada perbedaan preferensi antara desain paket berdasarkan sample? Jelaskan.
8.         Jika ada perbedaan, apakah perbedaan tersebut dapat digeneralisasikan? Jelaskan paket manakah yang direkomendasikan untuk dipasarkan

Soal 3 (bobot 25)
a.         Jelaskan dengan singkat mengenai teknik analisis data dengan menggunakan analisis faktor dan berikan satu contoh penelitian yang menggunakan teknik analisis faktor!
b.        Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan faktor dalam analisis faktor!
c.         Berdasarkan hasil olah data (output) dari software statistik dengan menggunakan analisis faktor terdapat beberapa indikator/nilai yang harus diinterpretasi. Jelaskan dengan singkat indikator-indikator di bawah ini dan kriteria nilai yang digunakan (jika ada) saat melakukan interpretasi:
(i)                  Loading Factor
(ii)                Eigenvalue
(iii)               Communalities
(iv)              Nilai KMO

Soal 4 (bobot 25)
A.        Jelaskan perbedaan analisa korelasi dan analisa regresi dalam sebuah penelitian. Berilah contoh!
B.        Apa yang dimaksud dengan multikolinearitas dalam regresi? Apa saja gejalanya? Apabila nilai collinearity statistic pada spss < 0,2 (low tolerance) apa interpretasinya? Apa yang harus dilakukan apabila ditemukan multikolinearitas?
C.        Perhatikan persamaan regresi di bawah ini:
Y = 25 + 0,41 X1 – 0,06 X2 + 0,1 X3
              (0,256)        (0,002)   (0,06)

Angka dalam tanda kurung adalah nilai sig t masing-masing statistik X1, X2, X3
-          Manakah dari ketiga variable independen yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Y (jelaskan)
-          Apa arti masing-masing koefisien di depan variable X1, X2, dan X3? Jelaskan!

Soal UTS Keuangan Perusahaan 2011/2012

event promotion

UJIAN TENGAH SEMESTER
Keuangan Perusahaan


SOAL Keuangan Perusahaan - 1
Jelaskan perbedaan mendasar antara entrepreneurial finance dan corporate finance terkait:
a.    Keterkaitan antara keputusan investasi dan pembiayaan
b.    Keberadaan agency problem
c.     Fokus dalam memaksimalkan nilai sebagai tujuan bisnis
d.    Peranan konsep “panen” dalam valuasi dan keputusan investasi
e.    Peluang dan keterbatasan mengeksekusi “real option

SOAL Keuangan Perusahaan - 2
Apa perbedaan mendasar antara strategic plan dan business plan terkait fokus dan cakupannya? Bagaimana agar strategic plan sejalan dengan business plan? Lantas, apapula keterkaitannya dengan feasibility study?

SOAL Keuangan Perusahaan - 3
a.  Anda sedang mempertimbangkan investasi pada suatu bisnis yang membutuhkan modal awal sebesar Rp 3.8 Milyar. Anda tidak dapat menentukan secara pasti kondisi permintaan di masa mendatang, namun Anda dapat memperkirakan probabilitas permintaan akan tinggi, sedang dan rendah. Diperkirakan probabilitas permintaan tinggi adalah sebesar 25%, probabilitas permintaan sedang sebesar 45%, dan probabilitas permintaan rendah sebesar 30%. Pada saat permintaan tinggi, invenstasi diekspektasikan akan menghasilkan present value cash flow sebesar Rp. 4.6 Milyar, saat permintaan sedang, investasikan diekspektasikan akan menghasilkan present value cash flow sebesar Rp 3.5 milyar; dan pada saat permintaan rendah, investasi diekspektasikan akan menghasilkan present value cash flow sebesar Rp. 2.7 Milyar. Berapakah Net Present Value (NPV) dari investasi tersebut? Berdasarkan hasil perhitungan NPV, apakah Anda akan menerima atau menolah bisnis ini?
b. Terkait dengan pertanyaan pada poin (a), jika bisnis tersebut dilikuidasi, maka nilai pasar dari asetnya adalah sebesar Rp. 3.7 Milyar. Buatlah pohon keputusan yang menggambarkan opsi untuk meninggalkan (abandonment option). Berapakah net present value jika Anda mempertimbangkan abandontment option? Berapakah nilai dari abandonment option?

SOAL Keuangan Perusahaan - 4
Jelaskan pengertian anda terhadap modal kerja, kita mengenal modal kerja bersih (net working capital). Kalau ada modal kerja bersih, berarti ada modal kerja kotor.
a.  Jelaskan kedua pengertian modal kerja tersebut
b.  Dilaporan keuangan manakah Anda dapat menemukan modal kerja?
c.   Jelaskan pula komponen modal kerja selengkapnya,
d. Mengapa komponen modal kerja tersebut muncul. Kebijakan manajemen perusahaan seperti apakah yang akan mempengaruhi besarnya kebutuhan modal kerja (pembahasan dilakukan terhadap setiap komponen modal kerja tersebut).
e.   Jelaskan bagaimana pendanaan modal kerja?

SOAL Keuangan Perusahaan - 5
Dengan metoda sustainable Growth Rate (SGR), pemenuhan financial needs yang diperlukan dikategorikan sebagai spontaneous financing. Namun jika target sales growth lebih besar dari SGR, maka pemenuhan financial needs yang dibutuhkan dikategorikan sebagai discretionary financing.
Jelaskan pernyataan tersebut di atas secara komplit dan utuh!

Soal Tambahan
Buat format Laporan Keuangan Usaha Manufaktur
a.    HPP
b.    Laporan Laba Rugi
c.     Laporan Cash Flow (Direct Method)
d.    Neraca
e.    Free Cash Flow (untuk menghitung NPV)

Soal Manajemen - UAS Hukum Bisnis


Soal Hukum Bisnis


SOAL
1.      Apa yang dimaksud dari Pengertian kredit separatis, kredit konkuren, kredit hak pemegang preferen ?
2.      Apakah yayasan itu profit atau non profit ? UU nya apa ? Alasannya apa ?
3.      Kasus Carrefour, apakah akuisisi yang dilakukan dapat dikatakan posisi dominan (UU No.5 tahun 1999), alasannya ?kalau digugat oleh KPPU apa alasannya ?
4.      Kalau suatu firma diubah menjadi PT, persyaratannya apa / jika PT belum berbadan hukum, siapa yang bertanggung jawab ?kalau sudah, siapa ?
5.      Arbitrase, apa bedanya antara jalur pengadilan denan diluar pengadilan dalam penyelesaian sengketa ?
6.      Hitung-hitungan tentang anggung jawab PT, masing-masing berapa persen ? Dilihat dari modal yang disetor ?
7.      Syarat pembukaan PT persyaratannya apa ?
8.      CSR pasal 74 (baca sendiri) !! 

Jawaban


1.       Menurut pasal 1134, hak istimewa (hak preferen) ialah suatu hak yang oleh diundang-undang diberikan kepada seorang berpiutang sehingga tingkatannya lebih tinggi dari pada orang berpiutang lainnya, semata-mata berdasarkan sifat piuangnya. Kreditur hak pemegang preferen adalah kreditur yang memiliki persentase hak paling banyak terhadap piutang yang meliputi segala macam kebendaan, baik yang bergerak ataupun tidak bergerak, baik yang sudah ada maupun aka nada dikemudian hari. Kreditur separatis adalah :
a.       Kreditur separatis : kreditur yang memiliki jaminan hutang kebendaan (hak jaminan), seperti pemegang hak tanggungan , hipotik, gadai, fidusia, dan lain-lain.
b.      Kreditur konkuren : krediturbyang menerima pembayaran dari harta pailit setelah kreditur separatis dan kreditur preferen menerima pembayaran piutangnya.
c.       Kreditur hak pemegang preferen : kreditur yang memiliki hak istimewa yang diberikan UU sehingga kedudukan kreditur dimaksud menjadi lebih tinggi dari kreditur biasa.
2.       Berdasarkan UU No. 16 tahun 2001 jo UU No. 28 tahun 2004 pasal 1 butir 1 yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukan untuk mencapai tujuan tertenu di bidang social, keagamaan, dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota. Jadi dapat disimpulkan bahwa yayasan itu bersifat non profit. Jika firma ingin diubah menjadi yayasan, maka firma harus didaftarkan terlebih dahulu menjadi badan hukum (PT) dengan mengacu pada ketentuan di UU No. 40 tahun 2007.
3.       Berdasarkan UU No.5 tahun 1999, pasal 25 ayat 1 dan 2, dikatakan posisi dominan jika keadaan dimana pelaku usaha tidak mempunyai pesaingyang berarti di pasar bersangkutan dalam kaitan dengan pangsa pasar yang dikuasai atau pelaku usaha yang mempunyai posisi tertinggi diantara pesaingnya di pasar bersangkutan dalam kaitan dengan kemampuan keuangan serta kemampuan untuk menyesuaikan pasdkan atau permintaan barang atau jasa tertentu.
Syarat posisi dominan diantaranya menetapkan syarat perdagangan, membatasi pasar dan perkembangan teknologi, menghhambat pelaku usaha lain.
Ada 2 kondisi,
a.       1 pelaku usaha menguasai lebih dari 50% pangsa pasar 1 jenis barang / jasa tertentu.
b.      2 atau lebih pelaku usaha menguasai > 75% pangsa pasar 1 jenis barang atau jasa tertentu.

4.       Berdasarkan UU No.40 tahun 2007, syarat pendirian PT adalah:
1.       Didirikan oleh 2 orang atau lebih (pasal 7)
2.       Akta otentik notaris dihadapan notaris
3.       Modal dasar perseroan, sekurang-kurangnya 50 juta, saat pendirian harus ditempatkan dan disetor penuh sebesar 25% dari modal dasar.
Prosedur
1.       Didirikan 2 orang atau lebih dengan akta otentik dihadapan notaris(bhs ind)
2.       Status BH/PT sejak tanggal diterbitkan kep. Menkumham mengenai pengesahan perseroan 9pasal 7)
3.       Akta pendirian yang telah disahkan + sura keputusan pengesahan BH/PT didaftarkan dalam daftar perusahaan di wilayah domisili PT tersebut (pasal 29).
4.       PT yang telah didaftarkan dalam tambahan berita Negara RI, PTtersebut menjadi BH (pasal 30).
Masalah tanggung jawab
Ketika masih berwujud firma (belum berbadan hukum), maka tanggung jawab masih tanggung renteng, secara keseluruhan.Tetapi jika sudah berstatus badan hukum maka tanggung jawab para pemegang sahamhanya sebatas modal yang disetorkan.

5.       Berdasarkan UU No, 30 tahun 1999, arbitrase adalah cara penyelesaian suau sengketa perdata diluar peradilan umum yang didasarkan pada perjanjian arbitrase yang dibuat secara tertulis oleh para pihak yang bersengketa. Jika lewat pengadilan : dilakukan di pengadilan tingkat 1, jika salah satu pihak tidak menerima keputusan di pengadilan tingkat 1 maka dapat mengajukan banding ke pengadilan tinggi, dan jika masih belum menerima dapat mengajukan ke tingkat kasasi di mahkamah agung. Prosesnya dipimpin oleh hakim. Jika tidak melalui pengadilan (arbitrase) : prosesnya dipimpin oleh arbiter, dan keputusan yang dihasilkan bersifat final, dimana kondisi sengketa dalam batas wajar, terdapat komitmen para pihak, kelanjutan hubungan para pihak, keseimbangan posisi tawar-menawar, prosesnya bersifat pribadi dan hasilnya rahasia.





Soal manajemen - UAS Statistika


UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN 2007/2008
Mata Kuliah                        : Statistika
Hari/Tanggal                       : Rabu, 28 Mei 2008
Waktu                                   : 150 Menit
Sifat                                       : - closed book
                                -Opened notes 1 lembar (tanpa mencantumkan soal)
Petunjuk Khusus              : - kerjakan semua soal yang tersedia
                                                              -Tabel – tabel yang diperlukan tersedia pada Lampiran



1.     Suatu perusahaan terkemuka di kota Jakarta sedang mempertimbangkan penggunaan satu mesin diantara 3 mesin yang ada yaitu, M1, M2, dan M3, untuk digunakan dalam merakit produk tertentu. Berkaitan dengan itu, dipekerjakan 4 operator yang memiliki keterampilan khusus untuk membandingkan mesin-mesin tersebut. Data berikut menunjukan waktu yang diperlukan setiap operator (Dallam menit) untuk menjalankan masing-masing mesin dalam merakit produk tertentu.





M1

M2

M3

TOTAL
OPERATOR 1
65
68
62
69
71
67
75
75
78
630


OPERATOR 2
74
79
76
72
69
69
70
69
65
643
OPERATOR 3
64
72
65
68
73
75
78
82
80
657
OPERATOR 4
83
82
84
78
78
75
76
77
75
708
TOTAL
874
864
900
2638

Berdasarkan data diatas diketahui bahwa :
Sum of squares Error (SSE) = 146,67
Sum of squares Interaction (SSI) = 586
Sum of squares Total (SST) = 1179,22

Selanjutnya dengan menggunakan a = 5%, ujilah :
a.       Apakah rata-rata waktu yang diperlukan setiap mesin untuk menghasilkan produk bagi keempat operator adalah sama ?
b.      Apakah rata-rata waktu yang diperlukan setiap mesin untuk menghasilkan produk bagi ketiga mesin adalah sama ?
c.       Apakah terdapat interaksi rata-rata waktu antara operator dan jenis mesin ?

2.       Seorang dosen statistika melakukan survey terhadap 680 mahasiswa program ekstensi. Pertanyaan yang diajukan bersifat kategorik berkenaan dengan status pekerjaan dan nilai Ujian Statistika. Tabulasi silang antara variable status pekerjaan dan Nilai Ujian Statistika, menghasilkan distribusi frekuensi dua dimensi seperti yang disajikan pada tabel kontingensi berikut :
  




Status Pekerjaan
Nilai Ujian
A
B
C
D & E
Bekerja
22
78
115
35
Bekerja paruh Waktu
40
61
95
24
Tidak Bekerja
54
80
60
16

Dengan tingkat signifikasi 5% adakah hubungan antara nilai statistika dengan status pekerjaan ?

3.       Departemen kesehatan membuat pernyataan bahwa nilai tengah tingkat pelayanan asuransi Forever Life dan Unlimited Life adalah sama. Sebuah lembaga pemeringkat jasa asuransi kesehatan, merasa ragu atas kebenaran pernyataan tersebut. Untuk itu lembaga melakukan survei dengan mengambil sampel acak 11 orang klien dari perusahaan Forever life dan 9 orang dari klien perusahaan Unlimited Life. Kepada responden diajukan pertanyaan persepsi yang diukur dalam skala ordinal. Selanjutnya dihitungkan skor total dari keseluruhan pertanyaan persepsi pada masing-masing responden, dimana skor total yang lebih tinggi mencerminkan kualitas pelayanan yang lebih baik. Perlu dicatat bahwa data skor total kualitas pelayanan